Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional, pelatihan, dan stres kerja terhadap kinerja perawat di RSUD Solok Selatan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Sampel penelitian ini berjumlah 49 responden perawat yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan regresi linear berganda, uji t, dan uji F melalui software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat capaian responden untuk variabel kepemimpinan, pelatihan, dan kinerja berada dalam kategori baik, sedangkan stres kerja masuk kategori kurang baik. Secara parsial, stres kerja terbukti berpengaruh signifikan dan negatif terhadap kinerja perawat, sementara kepemimpinan transformasional dan pelatihan berpengaruh tidak signifikan. Kesimpulannya, secara simultan kepemimpinan transformasional, pelatihan, dan stres kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja perawat di RSUD Solok Selatan. Manajemen rumah sakit perlu memprioritaskan pengelolaan stres kerja perawat untuk menjaga mutu pelayanan kesehatan.
Copyrights © 2026