Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam mempelajari kaidah dasar nahwu pada kitab Al-ʿArabiyyah Baina Yadaik Jilid 2A di MAI Academy Surabaya Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa yang mempelajari kitab tersebut, sedangkan objek penelitian adalah bentuk kesalahan dalam memahami dan menerapkan kaidah nahwu. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan siswa meliputi kesalahan dalam menentukan i‘rab, penyusunan struktur kalimat, penggunaan dhamir, serta ketidakmampuan membedakan antara jumlah ismiyyah dan jumlah fi‘liyyah. Kesalahan tersebut disebabkan oleh faktor internal, seperti rendahnya pemahaman konsep dan keterbatasan kosakata, serta faktor eksternal, seperti metode pembelajaran yang kurang variatif dan penyajian materi yang bersifat implisit. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran nahwu perlu dilakukan secara lebih sistematis, kontekstual, dan menekankan pada pemahaman konsep agar siswa mampu menguasai struktur bahasa Arab secara optimal.
Copyrights © 2026