SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)

Penerapan uji penyelidikan tanah sebagai dasar perencanaan pembangunan masjid tahan gempa

Ani Hairani (Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)
Muhammad Nadjib (Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)
Surya Budi Lesmana (Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
22 Aug 2026

Abstract

Abstrak Kondisi tanah sangat berpengaruh terhadap kestabilan dan keamanan struktur bangunan masjid. Sayangnya, keterbatasan pengetahuan, dana dan akses terhadap teknologi uji tanah menjadi kendala utama dalam pembangunan masjid. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui pendampingan dalam melakukan penyelidikan tanah secara sederhana namun akurat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Masjid An-Nuur di Betakan, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Provinsi Yogyakarta. Kegiatan ini diawali dengan diskusi, lalu pengujian tanah berupa sondir dan bor, serta pemberian rekomendasi teknis dalam perencanaan fondasi. Hasil uji dan sondir menunjukkan bahwa tanah keras ditemui pada kedalaman -4.80 m. Dari hasil pengeboran, terlihat bahwa tanah kedalaman 0 hingga 1,50 m masuk ke dalam kategori lempung (clay). Berdasarkan hasil pengujian tersebut, tim pengabdian memberikan rekomendasi teknis untuk perencanaan pondasi guna mendukung keamanan dan keberlanjutan bangunan masjid. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam mendukung pembangunan masjid yang aman, kuat, dan berkelanjutan. Kata kunci: daya dukung tanah; masjid; uji sondir; bor. Abstract Soil conditions significantly impact the stability and safety of mosque structures. Unfortunately, limited knowledge, funding, and access to soil testing technology are major obstacles in mosque construction. This community service activity aims to bridge this gap by assisting in conducting simple yet accurate soil investigations. This community service activity was carried out at the An-Nuur Mosque in Betakan, Moyudan District, Sleman Regency, Yogyakarta Province. The activity began with a discussion, followed by soil testing, and giving technical recommendations for foundation planning. The test and sounding results indicated that hard soil was found at a depth of -4.80 m. The drilling results showed that the soil at a depth of 0 to 1.50 m fell into the clay category. Based on these test results, the community service team provided technical recommendations for foundation planning to support the safety and sustainability of the mosque building. It is expected that the results of this activity will increase community awareness and capacity in supporting the safe, strong, and sustainable construction of the mosques. Keywords: soil bearing capacity; mosque; soil test

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...