SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)

Peningkatan kompetensi digital petugas rekam medis melalui pelatihan prompt engineering dan AI-assisted development untuk sistem penyimpanan rekam medis di klinik XYZ

Jeffry Atur Firdaus (STIKes Panti Waluya Malang)
Endang Krisnawati (STIKes Panti Waluya Malang)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2026

Abstract

AbstrakKlinik XYZ merupakan fasilitas kesehatan dengan kunjungan rata-rata 1.500 pasien per bulan yang hingga saat ini masih menyimpan rekam medis secara manual, di mana tiga orang petugas rekam medis berlatar belakang SLTA menjadi tulang punggung pengelolaannya. Kesenjangan kompetensi digital yang signifikan pada mitra non-IT ini, ditambah belum adanya sistem informasi manajemen klinik (SIMKlinik) untuk modul penyimpanan, menunjukkan urgensi intervensi berbasis pemberdayaan teknologi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital petugas rekam medis secara komprehensif, meliputi aspek kognitif dan psikomotorik, dalam mengembangkan halaman penyimpanan rekam medis digital berbasis Artificial Intelligence (AI) melalui pendekatan AI-assisted development yang inovatif dan pelatihan prompt engineering. Kegiatan dilaksanakan pada Maret hingga Agustus 2026 di Klinik XYZ dengan melibatkan tiga orang petugas rekam medis sebagai mitra sasaran dalam pendekatan partisipatif yang terstruktur. Metode pelaksanaan mencakup analisis kebutuhan mitra, perancangan solusi, pelatihan intensif berbasis hands-on, serta evaluasi terpisah menggunakan one-group pre-test post-test dengan analisis Normalized Gain (N-gain) untuk mengukur pemahaman dan observasi praktik berbasis skala Likert 1-5 untuk mengukur keterampilan teknis. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan dengan rata-rata skor N-gain sebesar 0,87 pada kategori tinggi, di mana seluruh peserta (100%) berada dalam kategori tinggi. Sementara itu, observasi praktik diperoleh rata-rata skor 4,08 hingga 4,92, yang menunjukkan seluruh peserta mampu membuat halaman penyimpanan rekam medis digital secara mandiri dengan fitur form input lokasi, tabel daftar, denah rak berwarna, pencarian dengan highlight, serta form edit dan hapus data. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan AI-assisted development merupakan solusi yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan kompetensi digital petugas non-IT dalam pengembangan sistem informasi kesehatan. Kata kunci: Artificial Intelligence; prompt engineering; rekam medis; SIMKlinik; pemberdayaan Abstract Klinik XYZ is a healthcare facility averaging 1,500 patient visits per month that currently maintains medical records manually, relying on three medical record staff members with high school-level education as the backbone of its management. A significant digital competency gap among these non-IT staff, combined with the absence of a clinic management information system (SIMKlinik) for data storage, highlights the urgent need for a technology-empowerment intervention. This community service activity aims to comprehensively improve the digital competence of medical records officers, covering cognitive and psychomotor aspects, in developing Artificial Intelligence (AI)-based digital medical record storage pages through an innovative AI-assisted development approach and prompt engineering training. The project was conducted from March to August 2026 at Klinik XYZ, involving the three medical record staff members as target partners through a structured participatory approach. Implementation methods included a needs analysis, solution design, intensive hands-on training, and a dual evaluation process: a one-group pre-test/post-test design with Normalized Gain (N-gain) analysis to measure understanding, and Likert-scale (1–5) observations of practical work to assess technical skills. Evaluation results demonstrated a significant improvement in understanding, with an average N-gain score of 0.87 (categorized as "high"), with all participants (100%) falling into this high category. Meanwhile, practical observations yielded average scores ranging from 4.08 to 4.92, indicating that all participants were capable of independently creating a digital medical record storage interface featuring location input forms, data listing tables, color-coded shelf layouts, highlighted search functions, and data editing and deletion forms. This initiative demonstrates that the AI-assisted development approach is an effective and innovative solution for enhancing the digital competence of non-IT staff in the development of health information systems. Keywords: Artificial Intelligence; prompt engineering; medical records; SIMKlinik; community empowerment

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...