SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)

Implementasi teknologi komposter ember bekas sebagai upaya pengelolaan sampah organik menuju green tourism di Bawak Goak

I Made Suartika (Mataram University)
Nur Kaliwantoro (Mataram University)
Akbar Tawaqqal (Unknown)
Fikrihadi Kurnia (Unknown)
Yelli Fitri (Unknown)
Kevin Farras Dwitama (Unknown)
Ni Kadek Devndha Asri Widhiantika (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Aug 2026

Abstract

Abstrak      Pengelolaan sampah organik merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung penerapan green tourism di destinasi wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan komposter ember bekas sebagai teknologi tepat guna untuk mengelola sampah organik di Destinasi Wisata Bawak Goak, Desa Sesaot, Lombok Barat. Komposter yang digunakan berupa wadah kompos sederhana berbahan ember plastik bertutup yang dimodifikasi. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, implementasi, serta evaluasi dan monitoring. Kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada pengelola wisata, Pokdarwis, pelaku UMKM, dan masyarakat. Hasil identifikasi menunjukkan total timbulan sampah sebesar 60,93 kg dengan komposisi sampah organik sebesar 17,26 kg (28,3%). Kegiatan yang diikuti 20 peserta berhasil mengimplementasikan 10 unit komposter ember bekas. Kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), melalui penerapan pengelolaan sampah organik berbasis masyarakat guna mewujudkan kawasan wisata yang lebih bersih, berkelanjutan, serta penguatan penerapan konsep green tourism di Destinasi Wisata Bawak Goak. Kata kunci: komposter ember bekas; sampah organik; green tourism; pengabdian masyarakat; pengelolaan sampah. Abstract      Organic waste management is an important aspect of supporting the implementation of green tourism in tourist destinations. This community service program aimed to implement simple composters made from repurposed buckets as an appropriate technology for organic waste management at the Bawak Goak Tourist Destination, Sesaot Village, West Lombok. A participatory approach was employed through the stages of preparation, implementation, evaluation, and monitoring. The activities included observation, socialization, training, and mentoring for tourism managers, Pokdarwis members, MSMEs, and the local community. The results showed a total waste generation of 60,93 kg, of which 17,26 kg (28, 3%) consisted of organic waste. The program involved 20 participants and resulted in the installation of 10 simple composters. This program contributes to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), by promoting community-based organic waste management to create a cleaner and more sustainable tourist destination while strengthening the implementation of green tourism at the Bawak Goak Tourist Destination. Keywords: reused bucket; organic waste; green tourism; community service; waste management.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmb

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Control & Systems Engineering Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Environmental Science Health Professions Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Other

Description

SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), ...