Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya keterampilan komunikasi, berpikir kritis, kerjasama pada pendidikan pancasila yang berdampak pada hasil belajar yang tidak tuntas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunkasi, berpikir kritis, kerja sama dan hasil belajar pada pendidikan Pancasila melalui penerapan model PINTAR di kelas V SDN Mawar 7 Banjarmasin. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat kali pertemuan. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa yang terdiri atas 11 laki-laki dan 14 perempuan. Sumber data penelitian diperoleh dari guru dan murid, meliputi aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan komunikasi, berpikir kritis, kerjasama dan hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru meningkat dari 78% menjadi 100% pada pertemuan keempat. Aktivitas siswa meningkat dari 28% menjadi 88% dengan kategori sangat aktif. Keterampilan komunikasi meningkat dari 24% menjadi 92%, keterampilan berpikir kritis meningkat dari 16% menjadi 88%, dan keterampilan kerjasama meningkat dari 28% menjadi 92%, pada kategori sangat terampil. Selain itu, hasil belajar kognitif meningkat dari 52% menjadi 96% dan telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan. Dengan demikian, penerapan model PINTAR terbukti efektif dan sebagai inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran bagi guru. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian kegiatan pemecahan masalah, diskusi kelompok dan penyampian pendapat dapat mendukung pengembangan keterampilan komunikasi, berpikir kritis, dan kerjasama
Copyrights © 2026