Implementasi Kurikulum Merdeka mendorong guru Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif, berpusat pada peserta didik, dan sesuai dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Berbagai penelitian telah mengkaji strategi pembelajaran PAI dalam konteks Kurikulum Merdeka, namun hasilnya masih tersebar sehingga diperlukan kajian yang lebih komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam implementasi Kurikulum Merdeka melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Penelitian ini menggunakan metode SLR dengan mengacu pada pedoman PRISMA. Data diperoleh dari 20 artikel penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2021–2026 dan dipilih berdasarkan kriteria inklusi serta eksklusi yang telah ditetapkan. Data dianalisis secara deskriptif dan tematik untuk mengidentifikasi tren, bentuk inovasi, efektivitas, serta tantangan implementasi strategi pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang paling banyak diterapkan meliputi pembelajaran berdiferensiasi, Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), pembelajaran kolaboratif, dan pemanfaatan teknologi digital. Strategi-strategi tersebut berkontribusi dalam meningkatkan hasil belajar, keterampilan berpikir kritis, partisipasi aktif, serta pembentukan karakter religius peserta didik. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kompetensi guru dan sarana pendukung pembelajaran.Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi strategi pembelajaran PAI memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka dan perlu terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan peserta didik serta perkembangan teknologi pendidikan.
Copyrights © 2026