Peternakan domba skala kecil memiliki peran penting dalam perekonomian pedesaan, namun demikian pengelolaan kesehatan ternak masih menjadi tantangan yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat pengetahuan serta praktik pengelolaan kesehatan ternak yang diterapkan oleh peternak domba tradisional di Desa Cileles, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap lima orang peternak domba. Hasil menunjukkan bahwa seluruh peternak memiliki pemahaman dasar mengenai pentingnya kesehatan ternak serta mampu mengenali gejala penyakit yang umum terjadi yang diperoleh dari pengalaman empiris. Penanganan penyakit umumnya dilakukan menggunakan obat herbal. Kendala utama yang dihadapi peternak adalah keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan hewan profesional serta keterbatasan kemampuan ekonomi. Berdasarkan hasil pengamatan, kegiatan ini merekomendasikan penguatan program penyuluhan kesehatan ternak yang berkelanjutan, peningkatan akses terhadap layanan veteriner, serta edukasi kepada peternak mengenai penggunaan antibiotik secara bijaksana dan bertanggung jawab
Copyrights © 2026