Desa Purwoasri memiliki potensi ekonomi yang cukup besar melalui keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama yang menghasilkan produk unggulan berupa samiler dan telur asin. Meskipun demikian, pemanfaatan media sosial sebagai media pemasaran digital belum dilakukan secara optimal, sehingga promosi produk masih memiliki jangkauan yang terbatas dan daya saing produk lokal belum berkembang secara maksimal. Berangkat dari kondisi tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam menerapkan strategi pemasaran digital berbasis media sosial, sekaligus membangun identitas digital Desa Purwoasri melalui pembentukan akun media sosial resmi. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pemanfaatan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan. Program ini melibatkan 35 peserta yang terdiri atas pelaku UMKM, perangkat desa, serta masyarakat setempat. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep digital marketing dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran produk. Selain itu, kegiatan ini berhasil menghasilkan akun media sosial resmi Desa Purwoasri pada platform Instagram dan TikTok sebagai media promosi potensi desa. Pendampingan juga diberikan kepada pelaku UMKM dalam mengoptimalkan pemasaran produk melalui Facebook dan TikTok. Melalui program ini diharapkan jangkauan pemasaran produk lokal semakin luas, daya saing UMKM meningkat, serta potensi ekonomi Desa Purwoasri dapat dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.
Copyrights © 2026