Real-time rendering telah menjadi salah satu pendorong utama transformasi produksi animasi digital, terutama sejak berkembangnya teknik virtual production, neural rendering, dan 3D Gaussian splatting. Meskipun demikian, peta struktur pengetahuan global mengenai topik ini belum banyak dipetakan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan memetakan tren, struktur intelektual, dan evolusi tematik penelitian real-time rendering dalam konteks produksi animasi digital melalui pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari basis data Scopus menggunakan kombinasi Boolean Search yang menggabungkan istilah real-time rendering dan animasi digital, dengan hasil awal 410 dokumen yang disaring secara bertahap hingga diperoleh 57 artikel jurnal final terbitan 2016–2025. Analisis dilakukan menggunakan Biblioshiny (Bibliometrix) dan VOSviewer, meliputi analisis kinerja publikasi, analisis kutipan, analisis kolaborasi negara, analisis co-occurrence kata kunci, pemetaan tematik (thematic map), dan evolusi tematik (thematic evolution). Hasil menunjukkan tren publikasi yang meningkat tajam pada 2021–2025, didominasi oleh kontribusi Tiongkok, Amerika Serikat, dan Jerman, dengan Amerika Serikat memimpin dari sisi dampak sitasi. Tema real-time rendering, animation, dan rendering (computer graphics) menempati kuadran Basic Themes/Motor Themes, sementara 3D Gaussian splatting dan neural radiance field muncul sebagai tema berkembang (emerging) pada periode terbaru. Studi ini mengidentifikasi celah penelitian pada integrasi teknik rendering berbasis neural representation ke dalam alur produksi animasi komersial serta menawarkan agenda penelitian masa depan bagi pengembangan pipeline rendering real-time yang lebih efisien dan dapat diskalakan.
Copyrights © 2025