Pembelajaran matematika pada Program Studi Teknik Sipil memiliki karakteristik yang berbeda dengan pembelajaran matematika pada program studi kependidikan karena konsep matematis harus dihubungkan dengan kebutuhan analisis dan pemecahan persoalan ketekniksipilan. Salah satu permasalahan yang sering muncul dalam perkuliahan matematika adalah kecenderungan pembelajaran berpusat pada dosen, rendahnya interaksi antarmahasiswa, serta kesulitan mahasiswa dalam menghubungkan konsep matematika dengan persoalan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada mata kuliah Matematika 4 Program Studi Teknik Sipil Universitas Madura serta mengetahui peningkatan hasil belajar dan aktivitas belajar mahasiswa setelah penerapan model tersebut. Penelitian dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental [sesuaikan dengan desain penelitian yang benar-benar digunakan]. Subjek penelitian adalah mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Madura yang mengikuti mata kuliah Matematika 4 pada semester [isi semester/tahun akademik]. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan matematis, lembar observasi aktivitas mahasiswa, dan angket respons mahasiswa. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji prasyarat analisis, uji perbedaan, serta perhitungan normalized gain (N-gain). Penerapan STAD dilaksanakan melalui tahapan penyampaian tujuan dan motivasi, presentasi materi, pembentukan kelompok heterogen, kerja tim, kuis individual, perhitungan skor perkembangan individu, dan penghargaan kelompok. Secara konseptual, penerapan STAD diperkirakan mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa, pemahaman konsep, kemampuan pemecahan masalah, dan hasil belajar matematika. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan STAD dalam konteks pembelajaran Matematika 4 yang secara spesifik diarahkan pada mahasiswa Teknik Sipil, sehingga aktivitas kelompok tidak hanya berorientasi pada penguasaan prosedur matematis tetapi juga pada kemampuan menginterpretasikan konsep dalam persoalan ketekniksipilan. Hasil penelitian diharapkan memberikan alternatif model pembelajaran yang lebih kolaboratif, kontekstual, dan berorientasi pada kompetensi bagi pembelajaran matematika di pendidikan tinggi teknik.
Copyrights © 2026