Unes Law Review
Vol. 9 No. 1 (2026)

Kepemilikan Hak Cipta atas Karya yang Dihasilkan oleh Artificial Intelligence (AI): Studi Perbandingan Hukum Indonesia, Amerika Serikat dan Inggris

Muhammad Rafli Chaniago (Universitas Al-Azhar Indonesia)
Fokky Fuad (Universitas Al-Azhar Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Sep 2026

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menimbulkan tantangan baru dalam sistem hukum hak kekayaan intelektual, khususnya dalam penentuan kepemilikan hak cipta. AI kini mampu menghasilkan karya kreatif yang memiliki nilai orisinalitas tinggi, seperti teks, musik, dan gambar, tanpa keterlibatan signifikan dari manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum terkait hak cipta atas karya yang dihasilkan oleh AI dalam perspektif hukum Indonesia, Amerika Serikat, dan Inggris. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem hukum Indonesia masih berpegang pada prinsip human authorship requirement, di mana hanya manusia yang dapat diakui sebagai pencipta. Sebaliknya, Inggris melalui Copyright, Designs and Patents Act 1988 telah memberikan pengakuan terbatas terhadap karya yang dihasilkan komputer, dengan menyebut bahwa pencipta adalah pihak yang mengatur proses penciptaan karya tersebut. Amerika Serikat tetap mempertahankan prinsip bahwa hak cipta hanya berlaku pada karya manusia yang tertulis dalam U.S. Copyright Act. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa Indonesia perlu melakukan pembaruan regulasi guna mengakomodasi perkembangan teknologi AI agar tercipta kepastian hukum bagi para pencipta dan pelaku industri kreatif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

law

Publisher

Subject

Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Physics Public Health Social Sciences

Description

UNES Law Review adalah Jurnal Penelitian Hukum yang dikelola oleh Magister Hukum Pascasarjana, Universitas Ekasakti Padang. Penelitian yang dimuat merupakan pendapat pribadi peneliti dan bukan merupakan pendapat editor. Jurnal terbit secara berkala 4 (empat) kali dalam setahun yaitu September, ...