CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan
Vol. 6 No. 4 (2026)

PENINGKATAN KETERAMPILAN SOSIAL PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN METODE ROLE PLAYING DI KELAS IV SDN KARANGTENGAH

Alsya Nabilah (Pendidikan Guru Sekolah dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Perjuangan)
Febri Fajar Pratama (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Perjuangan Tasimalaya)
Hatma Heris Mahendra (Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Perjuangan Tasimalaya)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2026

Abstract

Social skills are important competencies that students need to develop to support successful learning. Preliminary observations in Grade IV at SDN Karangtengah indicated that students’ social skills needed improvement, particularly in communication, cooperation, and empathy. This study aimed to improve students’ social skills through the implementation of the role playing method in learning about Indonesia’s Cultural Diversity in IPAS (Integrated Science and Social Studies) in Grade IV at SDN Karangtengah. This study employed a Classroom Action Research (CAR) design based on the Kemmis and McTaggart model, which was conducted in two cycles consisting of planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 30 students, consisting of 11 male and 19 female students, selected using a total sampling technique. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results showed that the implementation of the role playing method improved students’ social skills. The achievement of the social skills indicators increased from 33.33% in the pre-action stage to 56.67% in Cycle I, representing an improvement of 23.34% from the initial condition. Following improvements to the learning process in Cycle II, the achievement increased to 93.33%, exceeding the predetermined success criterion of 80%. Therefore, the role playing method was effective in improving students’ social skills in IPAS learning on the topic of Indonesia’s Cultural Diversity in Grade IV at SDN Karangtengah. ABSTRAK Keterampilan sosial merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki peserta didik dalam mendukung keberhasilan proses pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi awal di kelas IV SDN Karangtengah, keterampilan sosial peserta didik masih perlu ditingkatkan, terutama dalam aspek komunikasi, kerja sama, dan empati. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial peserta didik melalui penerapan metode role playing pada materi Kekayaan Budaya Indonesia dalam pembelajaran IPAS di kelas IV SDN Karangtengah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 30 peserta didik, terdiri atas 11 laki-laki dan 19 perempuan, yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode role playing mampu meningkatkan keterampilan sosial peserta didik. Ketuntasan indikator keterampilan sosial pada tahap pratindakan mencapai 33,33%, meningkat menjadi 56,67% pada siklus I atau mengalami peningkatan sebesar 23,34% dari kondisi awal. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus II, ketuntasan meningkat menjadi 93,33% dan telah melampaui indikator keberhasilan penelitian sebesar 80%. Dengan demikian, metode role playing efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial peserta didik pada pembelajaran IPAS materi Kekayaan Budaya Indonesia di kelas IV SDN Karangtengah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

cendekia

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu ...