Bandung Conference Series: Pharmacy
147 - 154

Uji Toksisitas Ekstrak Etanol Daun Petai Cina terhadap Embrio Ikan Zebra

Nazwa Aqilah (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Siti Hazar (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Umi Yuniarni (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Leucaena (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) leaves are rich in secondary metabolites with the potential to be developed as traditional medicines. However, their safety must first be established through toxicity testing. This study was conducted to determine the median lethal concentration (LC₅₀) and evaluate the toxic effects of the ethanol extract of Leucaena leaves on zebrafish (Danio rerio) embryos. The study was carried out in accordance with the Fish Embryo Toxicity (FET) guideline, with an observation period of 96 hours. A total of 120 zebrafish embryos were randomly assigned to six experimental groups, consisting of one control group and five treatment groups exposed to extract concentrations of 0.1, 1, 10, 100, and 1000 ppm. The primary endpoints observed were embryo mortality and developmental abnormalities throughout the testing period. Mortality data were subsequently analyzed using probit analysis to determine the LC₅₀ value. The results showed that the LC₅₀ of the ethanol extract of Leucaena leaves was 184.823 ppm, indicating that the extract is practically non-toxic. The only developmental abnormality observed during the study was embryo coagulation. In conclusion, the ethanol extract of Leucaena leaves exhibited a low degree of toxicity toward zebrafish embryos. Abstrak. Daun petai cina (Leucaena leucocephala (Lam.) de Wit) kaya akan kandungan metabolit sekunder yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai obat tradisional. Meskipun demikian, jaminan keamanannya harus tetap dipastikan terlebih dahulu melalui uji toksisitas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai LC₅₀ sekaligus mengevaluasi efek toksik ekstrak etanol daun petai cina terhadap embrio ikan zebra (Danio rerio). Penelitian ini mengacu pada pedoman Fish Embryo Toxicity (FET) dengan waktu pengamatan selama 96 jam. Sebanyak 120 embrio ikan zebra didistribusikan ke dalam enam kelompok perlakuan, yang terdiri atas satu kelompok kontrol dan lima kelompok uji dengan seri konsentrasi 0,1; 1; 10; 100; dan 1000 ppm. Indikator utama yang dipantau meliputi angka kematian embrio dan abnormalitas perkembangan selama masa pengujian. Data mortalitas yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis probit untuk menentukan nilai LC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai LC₅₀ ekstrak etanol daun petai cina adalah 184,823 ppm, yang mengategorikan ekstrak tersebut sebagai praktis tidak toksik. Bentuk abnormalitas yang ditemukan pada embrio selama pengujian adalah koagulasi embrio. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun petai cina memiliki tingkat toksisitas yang rendah terhadap embrio ikan zebra.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSP

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi ...