Bandung Conference Series: Pharmacy
595 - 602

Profil Penggunaan Obat Antihipertensi pada Pasien Preeklamsia dan Eklampsia di RS X

Nashwa Fika Nafillah (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Bambang Tri Laksono (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Fetri Lestari (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Avi Admikowati (Pembimbing Eksternal, Instalasi Farmasi RS)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Preeclampsia and eclampsia are major causes of maternal morbidity and mortality that require effective blood pressure control. This study aims to describe patient characteristics and examine the profile of antihypertensive drug use based on monotherapy and combination therapy in patients with preeclampsia and eclampsia at Hospital X. The research method employed a retrospective, descriptive, observational study of 133 medical records. Data were analyzed descriptively and presented in tabular form. The results showed that the majority of patients were diagnosed with severe preeclampsia during their reproductive years (ages 25–44) and were in their third trimester of pregnancy. Based on the treatment profile, combination therapy was used more frequently than monotherapy. Overall, the most commonly used regimen was a three-drug combination (methyldopa + nifedipine + MgSO₄); the therapy administered was in accordance with clinical guidelines for managing preeclampsia and eclampsia at Hospital X. Abstrak. Preeklamsia dan eklampsia merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas maternal yang memerlukan pengendalian tekanan darah secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pasien dan melihat profil penggunaan obat antihipertensi berdasarkan penggunaan monoterapi dan kombinasi obat pada pasien preeklamsia dan eklampsia di Rumah Sakit X. Metode penelitian menggunakan studi deskriptif observasional retrospektif terhadap 133 rekam medis. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien didiagnosis mengalami preeklamsia berat pada usia reproduktif, yaitu 25-44 tahun dengan usia kehamilan trimester ketiga. Berdasarkan profil pengobatan, penggunaan terapi kombinasi lebih banyak dibandingkan monoterapi. Secara keseluruhan, obat yang paling sering digunakan adalah terapi kombinasi tiga obat (Metildopa + Nifedipin + MgSO4), terapi yang diberikan sudah sesuai dengan pedoman klinis dalam mengelola preeklamsia dan eklampsia di RS X.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSP

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi ...