Bandung Conference Series: Pharmacy
645 - 654

Studi Literatur: Potensi Ekstrak Daun Kelor sebagai Terapi Topikal Luka Bakar

Amelia Agustin (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Bambang Tri Laksono (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Arlina Prima Putri (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Burn injuries are a type of tissue damage that require appropriate treatment to accelerate the healing process. Moringa leaves (Moringa oleifera Lam.) contain various bioactive compounds that may contribute to tissue regeneration during wound healing. Moringa oleifera Lam. (moringa) leaf is widely reported to contain flavonoids, tannins, saponins, alkaloids, and phenolic compounds with antioxidant, antimicrobial, and anti-inflammatory activity that support tissue regeneration. This study aims to map and synthesize scientific evidence on the potential of moringa leaf extract in various pharmaceutical dosage forms for burn wound therapy. A narrative literature review method was used, tracing national and international journal articles published between 2016 and 2026. The results show that moringa leaf extract has been formulated into ointments, creams, gels/hydrogels, and biocellulose patches, with effective concentrations generally ranging from 2.5% to 15%, and that its healing activity is associated with increased VEGF expression, TGF-β1 modulation, collagen deposition, and suppression of the inflammatory phase. It is concluded that moringa leaf extract shows strong and consistent potential as a natural active ingredient for burn wound care and merits further clinical development. Abstrak. Luka bakar merupakan jenis kerusakan jaringan yang harus ditangani secara tepat guna mempercepat proses penyembuhan. Daun kelor (Moringa oleifera Lam.) mengandung beberapa senyawa bioaktif yang dapat mempengaruhi proses regenerasi jaringan pada luka. Daun kelor (Moringa oleifera Lam.) dilaporkan secara luas mengandung flavonoid, tanin, saponin, alkaloid, dan senyawa fenolik dengan aktivitas antioksidan, antimikroba, dan anti-inflamasi yang mendukung regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan memetakan dan mensintesis bukti ilmiah mengenai potensi ekstrak daun kelor dalam berbagai bentuk sediaan farmasi untuk terapi luka bakar. Metode yang digunakan adalah studi literatur naratif dengan menelusuri artikel jurnal nasional dan internasional terbitan tahun 2016-2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor telah diformulasikan ke dalam salep, krim, gel/hidrogel, dan patch bioselulosa, dengan konsentrasi efektif umumnya berkisar 2,5% hingga 15%, dan aktivitas penyembuhannya berkaitan dengan peningkatan ekspresi VEGF, modulasi TGF-β1, deposisi kolagen, serta penekanan fase inflamasi. Disimpulkan bahwa ekstrak daun kelor memiliki potensi yang kuat dan konsisten sebagai bahan aktif alami untuk perawatan luka bakar dan layak dikembangkan lebih lanjut secara klinis.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSP

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi ...