Bandung Conference Series: Pharmacy
869 - 876

Systematic Literature Review Aktivitas Antioksidan Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Menggunakan Metode DPPH

Nasywa Tinezia Iqnita (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Farendina Suarantika (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Vinda Maharani Patricia (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Muntingia calabura L. leaves contain various bioactive compounds, including flavonoids, phenolic compounds, tannins, and saponins, which have potential as natural antioxidants. This study aimed to review the antioxidant activity of Muntingia calabura L. leaves based on previous studies employing the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH) assay. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using articles retrieved from PubMed and Google Scholar published between 2016 and 2026. Based on the inclusion criteria, ten original research articles were selected and analyzed descriptively the reviewed data included extraction methods, solvent types, antioxidant activity, mechanisms of action, and the bioactive compounds responsible for antioxidant activity. The findings showed that Muntingia calabura L. leaves exhibited moderate to very strong antioxidant activity based on DPPH IC₅₀ values. Variations in antioxidant activity were influenced by extraction methods, solvent types, and the bioactive compounds extracted. Flavonoids and phenolic compounds were identified as the major contributors to antioxidant activity through their ability to donate hydrogen atoms or electrons to neutralize free radicals. These findings suggest that Muntingia calabura L. leaves have considerable potential as a natural antioxidant source for the development of herbal medicines and pharmaceutical preparations. Abstrak. Daun kersen (Muntingia calabura L.) mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid, senyawa fenolik, tanin, dan saponin yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aktivitas antioksidan daun kersen berdasarkan hasil penelitian yang menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH). Penelitian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) melalui penelusuran artikel pada basis data PubMed dan Google Scholar,dengan rentang publikasi tahun 2016–2026. Berdasarkan kriteria inklusi, diperoleh sepuluh artikel yang dianalisis secara deskriptif data yang dikaji meliputi metode ekstraksi, jenis pelarut, aktivitas antioksidan, mekanisme kerja, dan senyawa bioaktif yang berperan. Hasil kajian menunjukkan bahwa daun kersen memiliki aktivitas antioksidan berkategori sedang hingga sangat kuat berdasarkan nilai IC₅₀ metode DPPH. Variasi aktivitas dipengaruhi oleh metode ekstraksi, jenis pelarut, serta kandungan senyawa bioaktif yang terekstraksi. Flavonoid dan senyawa fenolik merupakan komponen utama yang berperan sebagai antioksidan melalui mekanisme donor atom hidrogen atau elektron untuk menetralkan radikal bebas. Berdasarkan hasil kajian, daun kersen berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami untuk mendukung pengembangan obat herbal dan sediaan farmasi.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSP

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi ...