Bandung Conference Series: Pharmacy
913 - 922

Studi Literatur Penggunaan Peptida Sinyal dalam Kosmeseutikal sebagai Anti-aging

Ghaitsa Azzahra Fitri (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Dina Mulyanti (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)
Purwaeni Purwaeni (Prodi Farmasi, Fakultas Farmasi dan Sains, Universitas Islam Bandung, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Skin aging is a complex biological process influenced by intrinsic and extrinsic factors, characterized by the appearance of wrinkles and a decline in skin elasticity, hydration, and firmness. Signal peptides are active ingredients currently undergoing extensive development due to their ability to regulate intercellular communication and stimulate skin tissue regeneration. This study aims to examine the characteristics, mechanism of action, dan evaluation parameters used to assess thhe effectiveness of signal peptides as anti-aging agents in cosmeceutical. This research employed a Systematic Literature Review method based on a PRISMA guidelines and the PICO framework. The findings indicate the signal peptides function by stimulating the synthesis of collagen, elastin, and other extracellular matrix components (ECM), there by contributing to improved skin structure wrinkle reduction, and enhanced skin elasticity and firmness. The most frequently used evaluation parameters include wrinkles, skin elasticity, hydration, transepidermal waterr loss (TEWL), and skin density. Overall, signal peptides show potential as effective anti-aging cosmeceutical ingredients for the development of evidence-based products. Abstrak. Penuaan kulit merupakan proses biologis kompleks yang dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik yang ditandai dengan munculnya kerutan, penurunan elastisitas kulit, berkurangnya hidrasi, serta menurunnya kekencangan kulit. Peptida sinyal merupakan salah satu bahan aktif yang saat ini banyak dikembangkan karena memiliki kemampuan untuk mengatur komunikasi antar sel serta menstimulasi regenerasi jaringan kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik, mekanisme kerja, serta parameter evaluasi untuk menilai efektivitas peptida sinyal dalam kosmeseutikal sebagai agen anti-aging. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review berdasarkan pedoman PRISMA dengan kerangka PICO. Hasil kajian menunjukkan bahwa peptida sinyal bekerja dengan menstimulasi sintesis kolagen, elastin, dan komponen matriks ekstraseluler lainnya sehingga berkontribusi terhadap perbaikan struktur kulit, pengurangan kerutan, serta peningkatan elastisitas dan kekencangan kulit. Parameter evaluasi yang paling banyak digunakan meliputi kerutan, elastisitas kulit, hidrasi, TEWL, dan densitas kulit.  Secara keseluruhan, peptida sinyal memiliki potensi sebagai komponen bahan aktif kosmeseutikal anti-aging yang efektif dalam pengembangan produk berbasis bukti ilmiah.

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSP

Publisher

Subject

Chemistry Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Bandung Conference Series: Pharmacy (BCSP) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Farmasi dengan ruang lingkup Airlock system Kanker, Alcohol, Antelmintik, Antigastritis drugs, Antioksidan, Artemia franciscana, Ascaris suum, Cacing babi ...