Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menulis cerita pendek siswa dengan menggunakan pendekatan pembelajaran aktif. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang digunakan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua siklus: siklus I dan siklus II. Perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi semuanya termasuk dalam setiap siklus. Sebelas siswa kelas tujuh dari SMP IT Daarul Afani menjadi subjek penelitian. Tes, wawancara, dokumentasi, dan observasi digunakan sebagai metode pengumpulan data. Baik metode analisis deskriptif kuantitatif maupun kualitatif digunakan untuk meneliti data. Analisis kualitatif melibatkan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan dari observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis kuantitatif melibatkan penentuan nilai rata-rata dan persentase penyelesaian pembelajaran siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis cerita pendek siswa dapat ditingkatkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran aktif . Sementara proporsi penyelesaian pembelajaran meningkat dari 54,55% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II, nilai rata-rata siswa meningkat dari 70 pada siklus I menjadi 85 pada siklus II. Pendekatan ini meningkatkan keterlibatan, kreativitas, dan motivasi siswa sepanjang proses pembelajaran, serta meningkatkan hasil belajar. Dengan demikian, siswa kelas tujuh di SMP Islam Daarul Affani mampu menulis cerita pendek yang lebih baik karena pendekatan pembelajaran gambar dan ilustrasi yang aktif.
Copyrights © 2026