Latar Belakang: Konsumsi makanan cepat saji semakin menjadi bagian dari pola makan wanita usia subur. Makanan cepat saji umumnya memiliki kandungan energi, lemak, gula, dan natrium yang relatif tinggi serta rendah serat. Pola konsumsi tersebut dapat berkaitan dengan perubahan status metabolik yang berpotensi memengaruhi keseimbangan hormon reproduksi, termasuk estrogen dan progesteron. Estrogen dan progesteron memiliki peran penting dalam pengaturan siklus menstruasi dan fungsi reproduksi wanita. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola konsumsi makanan cepat saji dengan kadar hormon estrogen dan progesteron pada wanita usia subur di Desa Mojoagung. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Desa Mojoagung pada Juni–Agustus 2026. Sampel penelitian terdiri dari 50 wanita usia subur yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pola konsumsi makanan cepat saji dikumpulkan menggunakan kuesioner frekuensi konsumsi makanan, sedangkan kadar hormon estrogen dan progesteron diperoleh melalui pemeriksaan laboratorium. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian responden memiliki pola konsumsi makanan cepat saji dalam kategori sedang dan tinggi. Responden dengan frekuensi konsumsi makanan cepat saji yang lebih tinggi cenderung menunjukkan kadar hormon estrogen dan progesteron yang kurang optimal dibandingkan responden dengan konsumsi yang lebih rendah. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pola konsumsi makanan cepat saji dengan kadar estrogen (p=0,021) dan progesteron (p=0,034). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara pola konsumsi makanan cepat saji dengan kadar hormon estrogen dan progesteron pada wanita usia subur di Desa Mojoagung. Pengurangan konsumsi makanan cepat saji dan penerapan pola makan yang beragam serta seimbang diperlukan untuk mendukung kesehatan reproduksi wanita.
Copyrights © 2026