Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2b (2026)

Pengaruh Edukasi Mobilisasi Dini Teradap Peningkatan Pengetahuan Dan Pelaksanaan Pada Pasien Post Operasi Fraktur Ekstrimitas Bawah

Ari Budiati Sri Hidayati (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)
Dyah Rivani (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)
Intan Sukmawati (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
02 Sep 2026

Abstract

Fraktur adalah kondisi terputusnya kesinambungan tulang, tidak hanya beruparetakan atau kerusakan pada korteks saja, tetapi juga dapat menyebabkan kerusakan totalhingga tulang terpisah menjadi beberapa fragmen. Mobilisasi dini merupakan salah satu intervensipenting pada pasien pasca operasi fraktur untuk mempercepat proses pemulihan, mempertahankanfungsi muskuloskeletal, serta mencegah terjadinya komplikasi akibat tirah baring. Namun, rendahnyapengetahuan dan tingginya kecemasan pasien terhadap nyeri sering kali menjadi hambatan dalampelaksanaan mobilisasi dini. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang efektif untuk meningkatkanpengetahuan dan kemampuan pasien dalam melakukan mobilisasi dini.Tujuan: Mengetahui pengaruh penerapan edukasi mobilisasi dini menggunakan media leaflet yangdikombinasikan dengan demonstrasi dan praktik langsung (hands-on) terhadap peningkatanpengetahuan dan kemampuan mobilisasi dini pada pasien pascaoperasi fraktur.Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus (case report) pada satu pasien post operasifraktur ekstremitas bawah. Intervensi keperawatan tentang edukasi mobilisasi dini dilakukan selamatiga hari melalui pemberian edukasi menggunakan leaflet, demonstrasi, dan pendampingan praktikmobilisasi dini. Tingkat pengetahuan pasien diukur menggunakan instrumen pre-test dan post-testyang terdiri atas 24 pertanyaan, sedangkan kemampuan mobilisasi dievaluasi melalui observasi selamapelaksanaan intervensi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pasien pada setiap haripelaksanaan intervensi. Skor pre-test dan post-test pada hari pertama meningkat dari 6 menjadi 10,hari kedua dari 15 menjadi 19, dan hari ketiga mencapai skor 23 pada pre-test maupun post-test.Berdasarkan hasil observasi selama pemberian intervensi, pasien menunjukkan peningkatankemampuan melakukan mobilisasi dini secara bertahap. Rasa takut pasien untuk melakukan latihanpergerakan juga berkurang, sehingga pasien menjadi lebih percaya diri dalam melakukan mobilisasisesuai dengan tahapan dan kondisi pascaoperasi. Pasien mampu mengikuti setiap tahap latihanmobilisasi dengan lebih mandiri dan benar setelah mendapatkan edukasi menggunakan media leafletyang dikombinasikan dengan demonstrasi dan praktik langsung (hands-on).Kesimpulan: Penerapan edukasi mobilisasi dini menggunakan media leaflet yang dikombinasikandengan demonstrasi dan praktik langsung (hands-on) berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuanserta kemampuan pasien dalam melakukan mobilisasi dini pascaoperasi fraktur. Intervensi ini dapat

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...