Karakteristik antropometri merupakan aspek penting yang memengaruhi performa atlet squash. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik antropometri atlet squash PON Sumatera Utara dan relevansinya terhadap tuntutan performa permainan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-analitik. Subjek penelitian adalah enam atlet squash PON Sumatera Utara. Data yang dikumpulkan meliputi berat badan (BB) dan tinggi badan (TB), yang kemudian digunakan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh (IMT) menggunakan formula BB dibagi kuadrat TB. Hasil pengukuran menunjukkan rata-rata BB sebesar 68,2 kg, rata-rata TB sebesar 169,5 cm, dan rata-rata IMT sebesar 23,67 kg/m². Seluruh atlet berada dalam kategori IMT normal (18,5–24,9 kg/m²) sesuai standar WHO, dengan rentang IMT 22,24–24,90 kg/m². Disimpulkan bahwa profil antropometri atlet squash PON Sumatera Utara secara umum mendukung tuntutan performa permainan, namun terdapat variasi individual yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan program latihan yang lebih personal dan terukur. Implikasi penelitian ini merekomendasikan pelatih untuk merancang program latihan fisik dan nutrisi yang lebih spesifik bagi setiap individu guna mengoptimalkan performa atlet.
Copyrights © 2026