Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang memengaruhi intensi nasabah dalam memilih perbankan syariah di Kota Balikpapan. Secara spesifik, studi ini menguji pengaruh persepsi kemudahan, kepercayaan, dan aksesibilitas ekonomi terhadap intensi nasabah, serta menginvestigasi peran pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan tersebut. Desain/metodologi/pendekatan: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal-eksplanatori. Data dikumpulkan dari 150 responden di Balikpapan melalui teknik purposive sampling. Instrumen utama yang digunakan adalah kuesioner terstruktur dengan skala Likert 5 poin. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4.1.1.8 untuk menguji pengaruh langsung maupun efek interaksi dari variabel moderasi. Temuan Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan, kepercayaan, dan aksesibilitas ekonomi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap intensi nasabah dalam memilih perbankan syariah. Temuan krusial juga menunjukkan bahwa dampak pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak terbukti menjadi variabel moderasi yang signifikan dalam model ini. Momentum pembangunan IKN gagal berperan sebagai akselerator dalam memperkuat pengaruh faktor kemudahan, kepercayaan, maupun aksesibilitas ekonomi terhadap minat masyarakat. Fenomena ini mengindikasikan bahwa di tengah transformasi ekonomi wilayah, keputusan nasabah di kota penyangga cenderung bersifat independen dan stabil, di mana intensi mereka memilih perbankan syariah didominasi oleh pertimbangan personal yang tidak mudah terintervensi oleh dinamika makro dari pembangunan fisik IKN saat ini. Kontribusi / Orisinalitas / Kebaruan: Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur perbankan syariah dengan mengintegrasikan perubahan lingkungan makro (perpindahan ibu kota) sebagai faktor moderasi dalam model perilaku konsumen. Kebaruan penelitian ini terletak pada kontekstualisasi studi di Kota Balikpapan sebagai wilayah penyangga utama IKN, serta memberikan wawasan strategis bagi lembaga keuangan syariah untuk memanfaatkan momentum IKN melalui digitalisasi dan penguatan branding syariah guna meningkatkan pangsa pasar di era ekonomi baru.
Copyrights © 2026