Pendahuluan: Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang sangat penting bagi kesehatan dan keseimbangan tubu. Kondisi ketika seseorang sulit untuk memulai tidur, sering terbangun di malam hari, atau tidak dapat tidur kembali disebut sebagai insomnia. Insomnia merupakan gangguan tidur yang sering dialami mahasiswa dan berdampak pada kesehatan serta prestasi akademik. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berkaitan dengan gejala insomnia pada mahasiswa. Penelitian ini dilakukan di Universitas X Kota Pekanbaru pada Januari 2026. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan sampel 283 mahasiswa melalui teknik cluster sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan Insomnia Severity Index (ISI). Hasil : penelitian menunjukkan 30,7% mahasiswa mengalami gejala insomnia. Sebagian besar responden memiliki stres akademik tinggi (67,5%) dan penggunaan gadget tinggi (68,2%), sedangkan mayoritas tidak atau jarang mengonsumsi kafein (58,3%) serta memiliki gaya hidup baik (79,9%). Diskusi: stres akademik, penggunaan gadget, konsumsi kafein, dan gaya hidup merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam pencegahan insomnia pada mahasiswa.
Copyrights © 2026