Pendahuluan: Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan kumpulan gejala fisik dan emosional yang muncul pada fase luteal siklus menstruasi. Salah satu keluhan fisik yang paling sering dialami adalah mastalgia siklik, yaitu nyeri payudara yang muncul secara periodik menjelang menstruasi. Kondisi ini dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup perempuan. Pendekatan non-farmakologis berbasis bahan alami seperti kompres daun kol (Brassica oleracea var. capitata) dinilai sebagai alternatif aman dan mudah diterapkan untuk mengurangi nyeri tersebut. Tujuan: menilai efektivitas kompres daun kol terhadap penurunan intensitas mastalgia siklik pada wanita dengan PMS. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 32 wanita usia 18–35 tahun yang mengalami PMS disertai mastalgia siklik, dibagi menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang diberikan kompres daun kol selama tiga hari, dan kelompok kontrol tanpa intervensi. Skor nyeri diukur menggunakan Visual Analog Scale (VAS) sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil: Terdapat penurunan signifikan skor nyeri pada kelompok eksperimen (p = 0,001), sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan bermakna (p = 0,317). Diskusi: Efektivitas kompres daun kol disebabkan oleh kandungan senyawa anti-inflamasi dan analgesik alami, seperti flavonoid dan sinigrin, yang dapat mengurangi proses inflamasi dan nyeri pada jaringan payudara. Kompres daun kol terbukti efektif dalam menurunkan intensitas mastalgia siklik pada wanita dengan PMS, dan dapat dijadikan terapi non-farmakologis alternatif yang aman dan praktis.
Copyrights © 2026