Latar belakang: Kebersihan area genital anak merupakan bagian penting dari personal hygiene yang berperan dalam pencegahan iritasi, inflamasi, dan infeksi saluran urogenital. Kepatuhan anak dalam menjaga kebersihan genital sangat dipengaruhi oleh peran orang tua, terutama tingkat keyakinan diri (self-efficacy) dalam mengarahkan perilaku sehat anak. Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy orang tua dengan kepatuhan anak dalam menjaga kebersihan area genital di wilayah kerja Puskesmas X. Metode penelitian: kuantitatif dengan desain cross sectional, di mana pengumpulan data dilakukan bersamaan terhadap dua variabel utama. Populasi penelitian adalah orang tua atau wali yang memiliki anak usia 3–12 tahun dan berdomisili di wilayah kerja Puskesmas X, dengan jumlah sampel sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner parental self-efficacy yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya serta lembar observasi kepatuhan kebersihan genital anak. Analisis dilakukan secara univariat untuk mendeskripsikan karakteristik responden dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil Penelitian: menunjukkan bahwa dari 23 orang tua dengan self-efficacy tinggi, sebanyak 78,3% anak berada pada kategori patuh, sedangkan dari 17 orang tua dengan self-efficacy rendah, 64,7% anak tergolong tidak patuh. Nilai p = 0,003 dan OR = 6,6 (95% CI: 1,7–25,4) menunjukkan hubungan signifikan antara kedua variabel. Kesimpulan: bahwa self-efficacy orang tua berhubungan bermakna dengan kepatuhan anak, di mana anak dengan orang tua yang memiliki self-efficacy tinggi memiliki peluang lebih besar untuk patuh dalam menjaga kebersihan area genital.
Copyrights © 2026