English Club adalah sebuah program pembelajaran bahasa Inggris yang dilaksanakan setiap minggu oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pengabdian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengeksplorasi serta menganalisis upaya pemberdayaan kemampuan bahasa Inggris melalui program English Club di Desa Tambosupa, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan. Desa Tambosupa memiliki potensi sumber daya manusia yang baik, akan tetapi pembelajaran bahasa Inggris di wilayah ini masih sangat belum optimal dikarenakan keterbatasan fasilitas, minimnya tenaga pendidik, serta rendahnya kesempatan belajar di luar sekolah. Oleh karena itu, untuk menjawab tantangan tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat difokuskan pada peningkatan keterampilan dasar bahasa Inggris anak-anak, khususnya keterampilan berbicara dan penguasaan kosakata sederhana, dengan menggunakan metode pembelajaran interaktif yang menyenangkan, seperti permainan, lagu, praktik langsung, dan percakapan sederhana. Pendekatan yang digunakan adalah Asset-Based Community-Driven Development (ABCD) dengan menggali dan mengoptimalkan aset lokal, seperti semangat belajar anak-anak, dukungan orang tua, serta peran mahasiswa KKN sebagai fasilitator. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program English Club cukup berhasil meningkatkan motivasi belajar, memperkaya kosakata dasar, dan menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak dalam menggunakan bahasa Inggris sederhana. Selain itu, kegiatan ini mampu memanfaatkan aset lokal sebagai modal utama untuk keberlanjutan program. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program English Club tidak hanya berkontribusi pada peningkatan keterampilan bahasa Inggris generasi muda, tetapi juga memberikan dampak positif dalam pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan nonformal yang berbasis aset lokal. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Bahasa Inggris, English Club
Copyrights © 2025