Abstrak: Studi ini melihat bagaimana motivasi dan pelatihan memiliki dampak kepada kinerja guru di SMK Negeri 1 Merangin. Metode kuantitatif yang dipergunakan untuk melakukan penelitian ialah analisis regresi linier ganda. Teknik purposive sampling dipergunakan pada populasi penelitian, yang terdiri dari semua guru di SMK Negeri 1 Merangin. Data penelitian dikumpulkan dengan kuesioner sebelumnya, yang memenuhi persyaratan uji reliabilitas dan validitas. Hasil penelitian menggambarkan bahwsannya variabel pelatihan tidak berdampak positif maupun signifikan terhadap kinerja guru; nilai t hitung 0,514 lebih rendah daripada nilai t tabel 2,003, serta tingkat signifikansi 0,609 lebih rendah daripada batas ketentuan 0,05. Sebaliknya, nilai t tabel ialah -0,686. Ini menunjukkan bahwa motivasi guru tidak memengaruhi kinerja mereka. Pengujian simultan memperlihatkan bahwasannya baik secara individu ataupun bersama-sama, variabel pelatihan serta motivasi tidak memberikan pengaruh yang signifikan kepada kinerja guru di SMK Negeri 1 Merangin; hasilnya menunjukkan F hitung 2,842, yang lebih rendah dari Ftabel 3,16, dan nilai signifikansi 0,097, yang lebih tinggi dari 0,05.
Copyrights © 2026