Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan

Hubungan Self-Efficacy dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis

Icha Nopita Sari (Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Sulawesi Tenggara, Indonesia)
Heltty Heltty (Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Sulawesi Tenggara, Indonesia)
Sitti Masriwati (Program Studi Sarjana Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Sulawesi Tenggara, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Latar Belakang: Gagal ginjal kronik merupakan penyakit progresif yang membutuhkan hemodialisis jangka panjang dan dapat berdampak pada kondisi fisik, psikologis, serta sosial pasien sehingga menurunkan kualitas hidup. Self-efficacy merupakan salah satu faktor yang berperan dalam membantu pasien mengelola penyakit dan menjalani perawatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan kualitas hidup pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Penelitian menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 126 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria inklusi meliputi pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis 1-3 kali per minggu, telah menjalani hemodialisis <1 sampai >3 tahun, memiliki kesadaran penuh, bersedia menjadi responden, serta kooperatif dan mampu berkomunikasi dengan baik. Self-efficacy diukur menggunakan Chronic Kidney Disease Self-efficacy Scale, sedangkan kualitas hidup menggunakan Kidney Disease Quality of Life Short Form. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden memiliki self-efficacy kategori sedang (51,6%) dan kualitas hidup kategori sedang (49,2%). Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan kualitas hidup (p=0,001). Nilai Cramer's V sebesar 0,718 menunjukkan hubungan yang kuat. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dengan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Peningkatan self-efficacy melalui edukasi, motivasi, dan konseling dapat menjadi bagian dari upaya keperawatan untuk mendukung kualitas hidup pasien.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jrkk

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan (JRKK) Publikasi ilmiah yang memuat artikel-artikel penelitian, kajian, dan ulasan dalam bidang keperawatan dan kesehatan. Jurnal ini berfungsi sebagai platform untuk mendiseminasi hasil penelitian terbaru yang relevan bagi para akademisi, praktisi, dan pembuat ...