Digitalisasi peramalan pengajuan pembelian material menjadi kebutuhan strategis bagi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) untuk mengatasi permasalahan pengelolaan arus kas yang masih bersifat manual dan reaktif. Ketidakterpaduan antara pengajuan material dan perencanaan anggaran berpotensi menimbulkan ketidakseimbangan cash flow, terutama pada periode dengan lonjakan kebutuhan operasional. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem digital forecasting berbasis metode Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) untuk memprediksi arus kas keluar serta mendukung pengambilan keputusan anggaran yang lebih terukur. Metode penelitian meliputi pengumpulan data historis arus kas, analisis time series, pemodelan ARIMA, serta evaluasi akurasi menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil pengujian menunjukkan nilai MAPE sebesar 11% yang termasuk kategori baik, dengan tingkat akurasi model sebesar 89%. Model kemudian diintegrasikan ke dalam aplikasi berbasis web yang menampilkan dashboard prediksi, monitoring realisasi, serta notifikasi potensi over budget. Luaran penelitian ini memberikan dukungan strategis bagi manajemen dalam perencanaan anggaran, pengendalian pengeluaran, dan menjaga stabilitas arus kas secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026