Sampah organik rumah tangga masih menjadi persoalan karena pengurangan sampah dari sumber belum menjadi praktik rutin di banyak komunitas. Program pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas Paguyuban Warga Bojong Raya Indah di Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung melalui pembuatan eco enzyme sebagai bentuk implementasi lokal Sustainable Development Goals (SDGs) Poin 12. Kegiatan berlangsung sejak Desember 2025 hingga Juli 2026 dengan pendekatan partisipatif, edukatif, dan evaluatif. Tahapan kegiatan meliputi koordinasi, edukasi SDGs Poin 12, praktik pembuatan menggunakan rasio 3:1:10 antara limbah organik, gula, dan air, pemantauan fermentasi bulanan, pemanenan, pengemasan, pemanfaatan terbatas, dan refleksi bersama. Evaluasi dilakukan melalui observasi, diskusi, catatan pemantauan, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan kualitatif pada pemahaman warga tentang pengelolaan sampah rumah tangga serta keterampilan memilah bahan, mencampur, memantau, memanen, dan mengemas eco enzyme. Fermentasi menghasilkan cairan berwarna cokelat dengan aroma asam-manis khas, sedangkan ampas diarahkan untuk pengomposan. Paguyuban juga memperkuat peran koordinasi dan pemantauan. Program menunjukkan bahwa pendampingan berkelanjutan dapat menerjemahkan agenda keberlanjutan global ke dalam praktik rumah tangga, tetapi eco enzyme tetap perlu dipadukan dengan pengomposan, daur ulang, pencegahan sampah, dan pengelolaan residu yang tepat.
Copyrights © 2026