Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan perekonomian masyarakat Desa Angsana melalui penyuluhan mengenai ekonomi kreatif dan penerapan digital pada usaha yang memanfaatkan potensi lokal dalam industri keripik emping. Desa Angsana, yang terletak di Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, memiliki sumber daya alam yang melimpah seperti tanaman melinjo yang digunakan sebagai bahan dasar emping, tetapi pengelolaannya masih tradisional dengan nilai tambah yang rendah. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pelaku UMKM emping sebagai mitra utama. Metode yang digunakan mencakup dua aktivitas utama: (1) penyuluhan dan presentasi mengenai ekonomi kreatif (ekraf) kepada masyarakat desa terkait potensi pengembangan keripik emping, dan (2) pendampingan untuk digitalisasi dengan menandai lokasi usaha di Google Maps agar meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas UMKM. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman mitra mengenai konsep ekonomi kreatif dan bertambahnya jumlah UMKM emping yang terdaftar di Google Maps, sehingga mempermudah konsumen dalam menemukan lokasi usaha dan meningkatkan peluang pemasaran produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan dan digitalisasi yang sederhana dapat mendorong perubahan usaha emping tradisional menuju ekonomi kreatif yang memanfaatkan potensi lokal.
Copyrights © 2026