Serangan burung dan tikus merupakan salah satu kendala dalam budidaya padi, sementara pengendalian konvensional yang bersifat statis memiliki keterbatasan dalam memberikan respons adaptif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan arsitektur sistem pengusir hama padi berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32 dengan deteksi multi-sensor dan respons suara-mekanis. Sistem mengintegrasikan sensor Passive Infrared (PIR) untuk mendeteksi gerakan pada area pemantauan, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi objek pada jarak dekat, serta DFPlayer Mini dan motor DC sebagai aktuator. Platform Blynk digunakan untuk monitoring secara real-time. Pengembangan sistem menggunakan metode prototyping melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan, pembuatan prototipe, pengujian, dan penyempurnaan. Pengujian dilakukan pada kondisi lingkungan nyata di lahan pertanian padi dengan variasi jarak 100–350 cm untuk sensor PIR dan 5–35 cm untuk sensor ultrasonik. Hasil menunjukkan PIR memberikan respons pada jarak 100–300 cm, sedangkan sensor ultrasonik dapat digunakan untuk deteksi objek pada jarak hingga sekitar 30 cm. Waktu respons PIR berada pada kisaran 180–220 ms, sedangkan waktu pembacaan ultrasonik 25–40 ms per siklus. Kontribusi penelitian ini adalah integrasi deteksi PIR dan ultrasonik dengan respons suara dan mekanis dalam satu arsitektur berbasis ESP32 yang dilengkapi monitoring real-time.
Copyrights © 2026