Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SISTEM INFORMASI APOTEK BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN FRAMEWORK CODEIGNITER DAN BOOTSTRAP VERSI 4 Rudi Muslim; Beni Ari Hidayatullah; Supardianto Supardianto; Ihza Mahendra
Jurnal Explore Vol 13, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/explore.v13i1.664

Abstract

Perkembangan teknologi informasi terkhusus pada sistem informasi website mengharuskan pelaku bisnis untuk mengubah stategi bisnisnya dari konvensional menjadi lebih fleksibel dengan menggunakan sistem informasi untuk menuju perubahan yang lebih baik. Pencatatan data secara konvensional menghabiskan banyak waktu dan kemungkinan besar akan terjadi kesalahan dan kurang konsisten pada saat pencatatan. Terlebih ketika pembuatan laporan sangatlah menyita waktu. Tujuan penelitian ini membangun sistem informasi apotek berbasis website sebagai pengolahan data terkait dengan manajemen apotek. Hasil penelitian ini yaitu memperoleh sistem informasi apotek yang dibangun menggunakan  famework codeigniter dan bootstrap versi 4 dengan mengikuti tahapan pada metode pengembangan perangkat lunak yaitu metode Waterfall. Adanya sistem informasi apotek ini, memberikan kemudahan dalam pengolahan dan pencatatan data dan dapat mengurangi kesalahan dan laporan apotek mudah dibuat, serta membangun sistem informasi menggunakan codeigniter dan bootstrap versi 4 memberikan keamanan yang lebih baik daripada tidak menggunakan framework dan juga konten website lebih interaktif.
Penerapan Two-Factor Authentication Untuk Meningkatkan Keamanan Sistem Penjualan Akun Game Online Salman Salman; Maspaeni Maspaeni; Supardianto Supardianto
IKRA-ITH Informatika : Jurnal Komputer dan Informatika Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-INFORMATIKA Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-informatika.v10i2.6845

Abstract

The advancement of information technology has increased digital transaction activities, including online game account sales. However, transactions conducted manually through social media have high security risks such as account theft and fraud. This study aims to implement Two-Factor Authentication (2FA) in a web-based game account sales information system to enhance user access security. The system development method used is the waterfall method, which includes analysis, design, implementation, and testing stages. The system is developed using PHP and MySQL and integrated with an authentication mechanism based on One-Time Password (OTP). The results of Black Box testing show that the system functions according to requirements and improves login security. The implementation of 2FA minimizes unauthorized access risks, making the system more secure and reliable
Model Infrastruktur Edge Adaptif untuk Smart City dan IoT Berbasis Software Defined Networking Lalu Delsi Samsumar; Zaenudin Zaenudin; Supardianto Supardianto; Muh. Nasirudin Karim; Zumratul Muahidin
Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jurti.v10i2.27474

Abstract

 Perkembangan Smart City dan Internet of Things (IoT) menuntut ketersediaan infrastruktur jaringan yang mampu merespons dinamika trafik secara cepat, efisien, dan adaptif. Arsitektur edge konvensional memiliki keterbatasan dalam fleksibilitas, skalabilitas, serta kemampuan pengelolaan sumber daya pada kondisi trafik yang berubah-ubah. Penelitian ini mengusulkan model infrastruktur edge adaptif berbasis Software Defined Networking (SDN) untuk meningkatkan kinerja jaringan pada lingkungan Smart City dan IoT. Model dirancang dengan memanfaatkan pemisahan control plane dan data plane guna memungkinkan orkestrasi jaringan yang dinamis melalui pengaturan jalur, alokasi bandwidth, dan manajemen beban secara real-time. Metode penelitian meliputi perancangan arsitektur, implementasi prototipe menggunakan controller SDN, serta pengujian performa melalui simulasi pada Mininet dengan lima skenario trafik IoT. Evaluasi dilakukan berdasarkan parameter Quality of Service (QoS), yaitu delay, throughput, packet loss, dan jitter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model adaptif berbasis SDN memberikan peningkatan performa signifikan dibandingkan arsitektur edge konvensional, dengan peningkatan throughput sebesar 51,1%, penurunan delay sebesar 35,2%, pengurangan packet loss sebesar 47,4%, serta stabilitas jitter yang lebih baik pada seluruh skenario. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi SDN pada infrastruktur edge merupakan pendekatan efektif untuk mendukung layanan Smart City dan IoT yang bersifat real-time, masif, dan heterogen.
Arsitektur Sistem Pengusir Hama Padi Berbasis ESP32 dengan Deteksi Multi-Sensor dan Respons Suara-Mekanis Zaenudin Zaenudin; Lalu Delsi Samsumar; Supardianto Supardianto
Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI) Vol 10, No 3 (2026): Jurnal Rekayasa Teknologi Informasi (JURTI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jurti.v10i3.29569

Abstract

Serangan burung dan tikus merupakan salah satu kendala dalam budidaya padi, sementara pengendalian konvensional yang bersifat statis memiliki keterbatasan dalam memberikan respons adaptif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan arsitektur sistem pengusir hama padi berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32 dengan deteksi multi-sensor dan respons suara-mekanis. Sistem mengintegrasikan sensor Passive Infrared (PIR) untuk mendeteksi gerakan pada area pemantauan, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mendeteksi objek pada jarak dekat, serta DFPlayer Mini dan motor DC sebagai aktuator. Platform Blynk digunakan untuk monitoring secara real-time. Pengembangan sistem menggunakan metode prototyping melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan, pembuatan prototipe, pengujian, dan penyempurnaan. Pengujian dilakukan pada kondisi lingkungan nyata di lahan pertanian padi dengan variasi jarak 100–350 cm untuk sensor PIR dan 5–35 cm untuk sensor ultrasonik. Hasil menunjukkan PIR memberikan respons pada jarak 100–300 cm, sedangkan sensor ultrasonik dapat digunakan untuk deteksi objek pada jarak hingga sekitar 30 cm. Waktu respons PIR berada pada kisaran 180–220 ms, sedangkan waktu pembacaan ultrasonik 25–40 ms per siklus. Kontribusi penelitian ini adalah integrasi deteksi PIR dan ultrasonik dengan respons suara dan mekanis dalam satu arsitektur berbasis ESP32 yang dilengkapi monitoring real-time.