Permasalahan limbah plastik mendorong pengembangan bioplastik berbasis bahan terbarukan yang memiliki karakteristik mekanik dan ketahanan air yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi sorbitol terhadap kuat tarik dan daya serap air bioplastik berbasis pati beras ketan putih dengan penggunaan kitosan dalam jumlah tetap. Film bioplastik dibuat melalui metode melt-intercalation. Bioplastik dibuat menggunakan 5 gram pati beras ketan putih dan kitosan tetap sebesar 1 gram pada setiap sampel, dengan variasi penambahan sorbitol sebesar 3, 4, 5, 6, dan 7 ml. Pengujian kuat tarik dilakukan menggunakan prinsip perbandingan gaya maksimum terhadap luas penampang mengacu pada standar JIS Z-1707:1975, sedangkan daya serap air dihitung berdasarkan perubahan massa setelah perendaman mengacu pada prinsip dasar ASTM D570 dengan modifikasi waktu perendaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan sorbitol menurunkan kuat tarik dari 1,68 MPa pada volume sorbitol 3 ml menjadi 0,97 MPa pada volume sorbitol 7 ml. Sebaliknya, daya serap air meningkat dari 29,41% pada volume sorbitol 3 ml menjadi 37,39% pada volume sorbitol 7 ml. Penambahan volume sorbitol 3 ml menghasilkan karakteristik terbaik pada uji kuat tarik dan daya serap air, sedangkan peningkatan volume sorbitol hingga 7 ml menurunkan kekuatan mekanik dan meningkatkan daya serap air film bioplastik secara signifikan (p < 0,05).
Copyrights © 2026