Edukasi kewirausahaan sosial berbasis kunjungan lapangan bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keahlian praktis dalam mengelola bisnis sirkular yang mandiri dan berkelanjutan secara finansial. Program pengabdian masyarakat ini dirancang khusus untuk mahasiswa mata kuliah Kewirausahaan Sosial melalui integrasi studi lapangan tata kelola limbah di TPST Banyumas dan pengembangan usaha pengolahan limbah menjadi produk bernilai komersial (maggot dan paving block). Metode pelaksanaan dibagi menjadi tiga tahap utama, yaitu sosialisasi konsep dasar bisnis sosial sirkular, kunjungan lapangan ke fasilitas pengolahan sampah Banyumas, pendampingan analitis operasional bisnis dan keuangan. Evaluasi efektivitas kegiatan diukur melalui instrumen kuesioner kuantitatif pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pemahaman, minat, dan keterampilan bisnis mahasiswa. Hasil program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman tata kelola rantai nilai sirkular dan kemampuan menyusun analisis titik impas operasional. Kesimpulan dari program ini menegaskan bahwa metode integrasi kunjungan lapangan dan praktik komersial mandiri sangat efektif dalam membentuk kompetensi wirausaha sosial yang berdisiplin pasar, profesional, serta bebas dari ketergantungan anggaran pemerintah.
Copyrights © 2026