Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka berbasis pembelajaran mendalam (deep learning pedagogy) melalui pendekatan studi pustaka (library research). Kajian ini berfokus pada tiga aspek utama, yaitu kompetensi guru, praktik pedagogik, dan tantangan implementasi yang muncul dalam berbagai penelitian terdahulu. Data diperoleh dari berbagai literatur ilmiah nasional dan internasional yang relevan dalam rentang tahun 2020–2025, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan pendekatan tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa kesiapan guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka masih berada pada tahap berkembang dan belum merata. Kesiapan tersebut mencakup aspek pemahaman konseptual pembelajaran mendalam, kemampuan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, literasi digital, serta kemampuan reflektif dalam pembelajaran. Namun demikian, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan pelatihan berkelanjutan, rendahnya literasi digital, beban administratif, keterbatasan sarana prasarana, serta belum optimalnya dukungan kelembagaan. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara konsep kebijakan Kurikulum Merdeka dan praktik pembelajaran di sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka berbasis pembelajaran mendalam sangat ditentukan oleh transformasi kompetensi guru dan dukungan ekosistem pendidikan yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pelatihan guru yang berkelanjutan, pengembangan komunitas belajar profesional, serta kebijakan yang lebih adaptif terhadap kebutuhan implementasi di lapangan.
Copyrights © 2026