Penelitian dilaksanakan guna mengkaji keterkaitan literasi sains dan kemampuan berpikir kritis dengan pemahaman konsep IPA pada siswa SD. Metode ex post facto digunakan dengan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian mencakup 29 siswa kelas V SDN Sorogenen 2 Tahun Ajaran 2025/2026 yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data melalui tes uraian mencakup aspek literasi sains, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konsep IPA. Data dianalisis melalui regresi linear berganda berbantuan SPSS versi 27 setelah memenuhi uji prasyarat berupa normalitas, linearitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan literasi sains dan kemampuan berpikir kritis belum berpengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep IPA siswa sekolah dasar (F = 3,220; p = 0,056 > 0,05). Namun, hanya kemampuan berpikir kritis yang memiliki pengaruh signifikan pada pemahaman konsep IPA dengan nilai signifikansi 0,003 < 0,05. Sementara itu, literasi sains tidak menunjukkan pengaruh signifikan karena nilai signifikansinya 0,122 > 0,05. Kontribusi literasi sains dan kemampuan berpikir kritis pada pemahaman konsep IPA ditunjukkan oleh koefisien determinasi 19,9%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Copyrights © 2026