Remaja panti asuhan menghadapi keterbatasan sosial dan ekonomi yang dapat menghambat keyakinan dalam mengambil keputusan karier. Meskipun Psychological Capital dan Work Volition telah terbukti berperan dalam perkembangan karier, mekanisme yang menjelaskan pengaruh PsyCap dengan Career Decision-Making Self-Efficacy, khususnya melalui dimensi Volition pada remaja panti asuhan, masih belum banyak dikaji, sehingga penelitian ini menawarkan kebaruan konseptual dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh PsyCap terhadap CDMSE serta peran mediasi dimensi Volition. Penelitian kuantitatif korelasional ini melibatkan 85 remaja panti asuhan di Kota Semarang yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan PROCESS Macro Hayes Model 4.2 dengan bootstrapping 5.000 sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PsyCap berpengaruh positif terhadap Volition (B = 0,1338; p < 0,001) dan CDMSE (B = 0,4701; p = 0,0004), sedangkan Volition berpengaruh positif terhadap CDMSE (B = 1,9173; p = 0,0004). Selain itu, Volition terbukti memediasi secara parsial pengaruh PsyCap terhadap CDMSE (indirect effect = 0,2566; CI [0,0806; 0,5580]), dan model menjelaskan 42,29% variasi CDMSE. Temuan ini memperluas penerapan Psychology of Working Theory dengan menunjukkan bahwa Volition merupakan salah satu mekanisme psikologis yang menghubungkan PsyCap dengan CDMSE serta memberikan dasar empiris bagi pengembangan layanan bimbingan karier berbasis penguatan PsyCap dan Volition.
Copyrights © 2026