Kebocoran Sea Water Cooling Pump pada Auxiliary Engine No. 1 di KM Sabuk Nusantara 76 menyebabkan penurunan tekanan aliran air laut dan kenaikan suhu mesin bantu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab kebocoran, menganalisis dampaknya terhadap sistem pendinginan dan kinerja Auxiliary Engine No. 1, serta menentukan tindakan perbaikan dan preventive maintenance. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan dukungan data kualitatif dan kuantitatif sederhana yang diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan Kepala Kamar Mesin dan masinis, dokumentasi, serta analisis engine logbook. Hasil penelitian menunjukkan keausan mechanical seal, kerusakan bearing, korosi dan endapan pada casing serta saluran pompa, potensi misalignment poros, dan preventive maintenance yang belum optimal sebagai faktor penyebab. Tekanan keluaran pompa turun dari 2,5 bar menjadi 1,5 bar dan suhu Auxiliary Engine No. 1 meningkat dari 74°C menjadi 88°C. Perbaikan dilakukan melalui pembongkaran, pembersihan, penggantian mechanical seal dan bearing, pemeriksaan poros dan alignment, perakitan, serta pengujian. Pencegahan memerlukan inspeksi rembesan, pemantauan tekanan, suhu dan getaran, pembersihan strainer, serta preventive maintenance yang terdokumentasi
Copyrights © 2026