Rumah sakit merupakan bangunan dengan Kategori Risiko IV berdasarkan SNI 1726:2019 yang wajib tetap berfungsi pascagempa untuk mendukung penanganan darurat, sehingga menuntut keandalan struktur yang lebih tinggi dibandingkan bangunan pada umumnya. Penelitian ini mengevaluasi kinerja struktur Gedung Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) 8 lantai menggunakan software ETABS V.20 melalui analisis non-linear dynamic time history pada tiga skenario magnitudo gempa, yaitu M 6,2, M 7,2, dan M 7,9. Setiap skenario diwakili oleh rekaman gempa aktual yang diskalakan (spectral matching) terhadap spektrum respons desain SNI 1726:2019: Christchurch (2011) dan Chi-Chi Taiwan-03/04 (1999) untuk M 6,2; Sierra El Mayor-Cucapah (2010) dan Kern County (1952) untuk M 7,2; serta Denali (2002) untuk M 7,9. Parameter yang dievaluasi meliputi gaya geser dasar, perpindahan maksimum, simpangan antar lantai, dan level kinerja struktur berdasarkan kriteria maximum total drift ATC-40. Hasil analisis menunjukkan bahwa simpangan antar lantai terbesar konsisten terjadi pada Lantai 6 di seluruh skenario, dengan nilai 27,8 mm (M 6,2), 33,5 mm (M 7,2), dan 38,6 mm (M 7,9), seluruhnya masih berada di bawah batas izin SNI 1726:2019 sebesar 40 mm untuk Kategori Risiko IV, meskipun margin keamanan menipis signifikan pada skenario M 7,9 (±97% dari batas izin). Berdasarkan kriteria maximum total drift, level kinerja struktur pada ketiga skenario berada dalam kategori Immediate Occupancy (IO), dengan margin yang semakin menyempit seiring peningkatan magnitudo.
Copyrights © 2026