Kekerasan seksual terhadap anak merupakan salah satu kasus kekerasan dengan angka kejadian tertinggi di Indonesia. Kekerasan ini dapat terjadi di mana saja dan dilakukan oleh siapa saja, bahkan sering kali tanpa disadari. Oleh karena itu, permasalahan tersebut perlu dicegah dan ditangani secara optimal karena dapat memberikan dampak negatif terhadap siswa. Pendidikan seksual merupakan salah satu langkah pecegahan minimnya pengetahuan seksual bagi siswa, yang dapat dilakukan dengan mengintegrasikan kearifan lokal, sebagai salah satu identitas dari agar terhindar dari perbuatan yang menyimpang yang tercermin dalam akhlak sikap kehidupan. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa terhadap perilaku pencegahan pelecehan seksual. Metode Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, angket, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan siswa. Secara keseluruhan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa sekolah dasar memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan pelecehan seksual berbasis kearifan lokal melalui nilai-nilai budaya yang berlaku.
Copyrights © 2026