Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh halo effect dan performance terhadap penilaian kinerja pegawai pada Puskesmas Bonehau Kabupaten Mamuju, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode sensus (total sampling), melibatkan seluruh 38 pegawai sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berskala Likert 1–5. Analisis data meliputi uji validitas dan reliabilitas, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi dengan bantuan program IBM SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa halo effect berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap penilaian kinerja (t hitung 3,165 > t tabel 2,030; sig. 0,003 < 0,05), mengindikasikan bahwa impresi personal penilai mendistorsi evaluasi formal. Performance juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap penilaian kinerja (t hitung 6,488 > t tabel 2,030; sig. 0,000 < 0,05), yang menunjukkan capaian kerja objektif tetap menjadi faktor penentu utama penilaian. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap penilaian kinerja (F hitung 31,860 > F tabel 3,267; sig. 0,000 < 0,05) dengan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,645, yang berarti 64,5% variasi penilaian kinerja dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sedangkan 35,5% dipengaruhi faktor lain di luar model. Performance menjadi determinan yang lebih dominan.
Copyrights © 2026