Kinerja keuangan bank dapat dinilai melalui profitabilitas, salah satu indikator penting yang menggambarkan sejauh mana bank mampu mengelola asetnya guna menghasilkan laba. Naik turunnya profitabilitas perbankan di Indonesia mengindikasikan bahwa faktor-faktor yang memengaruhinya masih beragam. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh efisiensi operasional dan likuiditas terhadap profitabilitas, sekaligus menganalisis peran risiko kredit sebagai variabel moderasi pada bank konvensional yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2025. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dirancang dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan laporan publikasi perusahaan. Sampel ditentukan dengan teknik census sampling, sehingga terkumpul 44 bank dengan total 264 observasi sepanjang periode pengamatan. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan software Stata 17 melalui tahapan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, serta regresi data panel. Hasil pengujian mengungkapkan bahwa efisiensi operasional yang diproksikan dengan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas yang diukur dengan return on assets (ROA). Sementara itu, variabel likuiditas yang diproksikan melalui rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Adapun risiko kredit yang diproksikan dengan Non-Performing Loan (NPL) terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Di samping itu, risiko kredit juga terbukti memperlemah pengaruh efisiensi operasional maupun likuiditas terhadap profitabilitas. Hasil penelitian ini menegaskan secara empiris bahwa pengelolaan efisiensi operasional yang baik serta kualitas kredit yang terjaga menjadi faktor penentu dalam mendorong profitabilitas perbankan, sekaligus memperkaya khazanah akademis terkait peran risiko kredit sebagai variabel moderator dalam sektor perbankan di Indonesia.
Copyrights © 2026