Ira Hapsari
Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Corporate Social Responsibility, Leverage dan Profitabilitas Terhadap Penghindaran Pajak Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi Juni Wiliyanti; Ani Kusbandiyah; Eko Hariyanto; Ira Hapsari
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 6 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (January - February 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i6.2956

Abstract

Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang berperan penting dalam mendukung pembiayaan pemerintah dan pembangunan nasional. Namun, praktik penghindaran pajak oleh perusahaan masih menjadi permasalahan serius yang berdampak pada penerimaan negara dan keadilan fiskal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR), leverage, dan profitabilitas terhadap penghindaran pajak dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan dan laporan keberlanjutan perusahaan selama periode 2021–2024. Sampel penelitian terdiri dari 48 perusahaan sektor industri dengan total 192 data observasi yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak Stata versi 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CSR, leverage, dan profitabilitas berpengaruh negatif terhadap penghindaran pajak. Selain itu, ukuran perusahaan tidak memoderasi hubungan CSR dan leverage terhadap penghindaran pajak, namun terbukti memperlemah hubungan antara profitabilitas dan penghindaran pajak. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan tanggung jawab sosial yang baik, kinerja keuangan yang kuat, dan skala usaha yang besar cenderung memiliki tingkat kepatuhan pajak yang lebih tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan literatur perpajakan serta menjadi bahan pertimbangan bagi otoritas pajak dan manajemen perusahaan dalam meningkatkan kepatuhan pajak.
Efisiensi Operasional, Likuiditas, dan Profitabilitas Bank Konvensional: Analisis Moderasi Risiko Kredit Periode 2020-2025 Alvian Yuda Prasetya; Ira Hapsari; Iwan Fakhruddin; Hardiyanto Wibowo
Dinasti Accounting Review Vol. 4 No. 1 (2026): Dinasti Accounting Review (July - August 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dar.v4i1.3754

Abstract

Kinerja keuangan bank dapat dinilai melalui profitabilitas, salah satu indikator penting yang menggambarkan sejauh mana bank mampu mengelola asetnya guna menghasilkan laba. Naik turunnya profitabilitas perbankan di Indonesia mengindikasikan bahwa faktor-faktor yang memengaruhinya masih beragam. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh efisiensi operasional dan likuiditas terhadap profitabilitas, sekaligus menganalisis peran risiko kredit sebagai variabel moderasi pada bank konvensional yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2025. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dirancang dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan laporan publikasi perusahaan. Sampel ditentukan dengan teknik census sampling, sehingga terkumpul 44 bank dengan total 264 observasi sepanjang periode pengamatan. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan software Stata 17 melalui tahapan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, serta regresi data panel. Hasil pengujian mengungkapkan bahwa efisiensi operasional yang diproksikan dengan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas yang diukur dengan return on assets (ROA). Sementara itu, variabel likuiditas yang diproksikan melalui rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Adapun risiko kredit yang diproksikan dengan Non-Performing Loan (NPL) terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Di samping itu, risiko kredit juga terbukti memperlemah pengaruh efisiensi operasional maupun likuiditas terhadap profitabilitas. Hasil penelitian ini menegaskan secara empiris bahwa pengelolaan efisiensi operasional yang baik serta kualitas kredit yang terjaga menjadi faktor penentu dalam mendorong profitabilitas perbankan, sekaligus memperkaya khazanah akademis terkait peran risiko kredit sebagai variabel moderator dalam sektor perbankan di Indonesia.
Determinants of Tax Avoidance: The Moderating Role of Independent Commissioners M. Zaeni Lathif; Ira Hapsari; Bima Cinintya Pratama; Tiara Pandansari
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 9 No 2 (2026): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v9i2.9550

Abstract

This study investigates the effects of leverage, financial distress, and earnings management on tax avoidance, and examines whether independent commissioners moderate these relationships. The study is motivated by an anomaly in which the property and real estate sector continues to contribute positively to economic growth while its tax contribution does not increase proportionally, raising questions about the effectiveness of corporate governance mechanisms in constraining managerial opportunism under information asymmetry. Using panel data from property and real estate companies listed on the Indonesia Stock Exchange during 2019–2022, the analysis employs a quantitative approach based on secondary data from annual reports and financial statements. The results indicate that leverage has a negative and significant effect on tax avoidance, while financial distress does not show a significant relationship. Earnings management is also found to be significantly associated with tax avoidance. Furthermore, the moderation analysis reveals that independent commissioners weaken the relationship between financial distress and tax avoidance, but do not moderate the effects of leverage or earnings management. These findings extend Agency Theory by demonstrating that governance mechanisms constrain tax-related opportunistic behavior only under conditions of financial pressure, highlighting the conditional role of independent commissioners in corporate tax decisions.