Iwan Fakhruddin
Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Leverage, Profitabilitas dan Keputusan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi (Studi Pada Perusahaan Yang Terdaftar di IDX-MES BUMN 17 Periode 2021-2024) Umi Raudhatul Fuadah; Suryo Budi Santoso; Iwan Fakhruddin; Tiara Pandansari
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 6 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (January - February 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i6.2938

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada analisis pengaruh leverage, profitabilitas, dan keputusan investasi terhadap nilai perusahaan, dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderator. Penelitian ini berfokus pada perusahaan-perusahaan yang terdaftar dalam indeks IDX-MES BUMN 17 selama periode 2021–2024. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini menerapkan analisis regresi data panel dengan Model Random Effect berdasarkan hasil uji Hausman, melibatkan 17 perusahaan dengan 68 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas dan keputusan investasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sementara leverage tidak secara signifikan mempengaruhi nilai perusahaan. Selain itu, ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi hubungan antara leverage dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Namun, ukuran perusahaan terbukti memoderasi hubungan antara keputusan investasi dan nilai perusahaan dengan efek yang melemahkan. Temuan ini menunjukkan bahwa investor lebih menekankan pada keuntungan dan prospek investasi daripada struktur modal, dan bahwa ukuran perusahaan dapat mengurangi kekuatan sinyal investasi di perusahaan besar. Studi ini berkontribusi pada literatur dengan menyediakan bukti empiris tentang determinan nilai perusahaan di perusahaan BUMN berbasis syariah.
Efisiensi Operasional, Likuiditas, dan Profitabilitas Bank Konvensional: Analisis Moderasi Risiko Kredit Periode 2020-2025 Alvian Yuda Prasetya; Ira Hapsari; Iwan Fakhruddin; Hardiyanto Wibowo
Dinasti Accounting Review Vol. 4 No. 1 (2026): Dinasti Accounting Review (July - August 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dar.v4i1.3754

Abstract

Kinerja keuangan bank dapat dinilai melalui profitabilitas, salah satu indikator penting yang menggambarkan sejauh mana bank mampu mengelola asetnya guna menghasilkan laba. Naik turunnya profitabilitas perbankan di Indonesia mengindikasikan bahwa faktor-faktor yang memengaruhinya masih beragam. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh efisiensi operasional dan likuiditas terhadap profitabilitas, sekaligus menganalisis peran risiko kredit sebagai variabel moderasi pada bank konvensional yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2025. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini dirancang dengan pendekatan kuantitatif menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan laporan publikasi perusahaan. Sampel ditentukan dengan teknik census sampling, sehingga terkumpul 44 bank dengan total 264 observasi sepanjang periode pengamatan. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan software Stata 17 melalui tahapan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, serta regresi data panel. Hasil pengujian mengungkapkan bahwa efisiensi operasional yang diproksikan dengan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas yang diukur dengan return on assets (ROA). Sementara itu, variabel likuiditas yang diproksikan melalui rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tidak terbukti berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Adapun risiko kredit yang diproksikan dengan Non-Performing Loan (NPL) terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas. Di samping itu, risiko kredit juga terbukti memperlemah pengaruh efisiensi operasional maupun likuiditas terhadap profitabilitas. Hasil penelitian ini menegaskan secara empiris bahwa pengelolaan efisiensi operasional yang baik serta kualitas kredit yang terjaga menjadi faktor penentu dalam mendorong profitabilitas perbankan, sekaligus memperkaya khazanah akademis terkait peran risiko kredit sebagai variabel moderator dalam sektor perbankan di Indonesia.
Pengaruh Environmental, Social and Governance dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan dengan Kepemilikan Institusional sebagai Moderasi Alyaa Malsa Ameliana; Hadi Pramono; Iwan Fakhruddin; Nur Isna Inayati
Dinasti Accounting Review Vol. 4 No. 1 (2026): Dinasti Accounting Review (July - August 2026)
Publisher : Dinasti Research & Yayasan Dharma Indonesia Tercinta (DINASTI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dar.v4i1.3779

Abstract

Penerapan ESG semakin menjadi perhatian perusahaan karena tingginya tuntutan terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan. Meskipun demikian, hasil studi terdahulu masih menunjukkan inkonsistensi temuan dan umumnya mengkaji ESG serta profitabilitas secara terpisah. Selain itu, penelitian mengenai peranan kepemilikan institusional sebagai moderator hubungan ESG, profitabilitas, dan nilai perusahaan, terutama pada sektor energi belum dieksplorasi secara memadai. Studi ini bertujuan menguji keterkaitan ESG dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan kepemilikan institusional dalam memoderasi perusahaan sektor energi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia tahun 2019-2023. Metode kuantitatif diterapkan berdasarkan data yang bersumber pada laporan keuangan tahunan. Sampel didapat dengan metode purposive sampling memperoleh 165 observasi. Analisi data dilakukan melalui SPSS 27. Berdasarkan hasil regresi linear berganda, ESG tidak menunjukkan pengaruh terhadap nilai perusahaan, profitabilitas dan leverage memberikan pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, sementara ukuran perusahaan berpengaruh negatif. Hasil Moderated Regression Analysis menunjukkan kepemilikan institusional turut memperkuat ESG serta profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Temuan tersebut menghasilkan kontribusi empiris terkait peran kepemilikan institusional pada keterkaitan ESG, profitabilitas, dan nilai perusahaan serta dapat dijadikan acuan oleh perusahaan dan investor ketika menerapkan praktik tata kelola dan keberlanjutan guna meningkatkan nilai perusahaan.