Aktivitas pengemasan gift box pada Line 7 industri manufaktur wafer dilakukan secara manual, repetitif, dan dalam posisi duduk sehingga berpotensi menimbulkan risiko ergonomi serta keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini bertujuan menilai risiko ergonomi menggunakan Rapid Entire Body Assessment (REBA), mengidentifikasi keluhan MSDs menggunakan Nordic Body Map (NBM), serta menyusun rekomendasi perbaikan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan teknik sensus terhadap 20 pekerja pada aktivitas feeder, packing, dan solatip. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan kuesioner NBM. Hasil menunjukkan skor REBA aktivitas feeder sebesar 5, packing sebesar 4, dan solatip sebesar 5, seluruhnya termasuk risiko sedang. Hasil NBM menunjukkan 15 pekerja (75%) berada pada risiko rendah, 3 pekerja (15%) pada risiko sedang, dan 2 pekerja (10%) pada risiko tinggi. Keluhan paling banyak terdapat pada pinggang (80%), punggung (75%), bahu kiri (65%), tangan kanan (65%), dan leher bagian bawah (60%). Rekomendasi meliputi kursi bersandaran, footrest, penyesuaian area kerja, penataan material dalam jangkauan, alat bantu pemindahan bak, micro break, dan pelatihan postur kerja. Usulan masih berupa rancangan sehingga efektivitasnya belum dapat dinilai melalui pengukuran ulang REBA dan NBM.
Copyrights © 2026