Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong pemerintah desa memanfaatkan media digital sebagai sarana penyebaran informasi kepada masyarakat. Salah satu media yang digunakan adalah WhatsApp melalui fitur grup untuk menyampaikan informasi mengenai pelayanan publik, kegiatan pemerintahan, pembangunan desa dan kegiatan sosial kemasyarakatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Pemerintah Desa Empang Atas melalui grup WhatsApp “RUANG INFO DESA EMPANG ATAS” dalam penyebaran informasi kepada masyarakat di era digitalisasi berdasarkan model strategi komunikasi Hafied Cangara yang meliputi tahapan penelitian, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 10 orang yang terdiri atas 5 perangkat desa dan 5 masyarakat Desa Empang Atas yang memenuhi kriteria penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Pemerintah Desa Empang Atas telah menerapkan empat tahapan strategi komunikasi Hafied Cangara, yaitu penelitian, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, sedangkan tahap pelaporan belum diterapkan secara formal karena hasil pelaksanaan dan evaluasi belum didokumentasikan dalam bentuk laporan khusus. Secara keseluruhan, strategi komunikasi melalui grup WhatsApp telah mendukung penyebaran informasi kepada masyarakat di era digitalisasi, namun penerapan model strategi komunikasi Hafied Cangara belum sepenuhnya optimal karena tahap pelaporan belum dilaksanakan secara formal.
Copyrights © 2026