Provinsi Lampung memiliki potensi perikanan tangkap yang sangat besar yaitu lebih dari 380.000 ton/tahun. Potensi perikanan tangkap didominasi oleh sumberdaya ikan pelagis dan demersal. Salah satu tempat pendaratan ikan yang berasal dari tangkapan sekitar Teluk Lampung adalah Pelabuhan Perikanan pantai (PPP) Lempasing. Hasil tangkapan ikan yang dominan salah satunya adalah ikan Japanese threadfin bream (Nemipterus japonicus) yang merupakan ikan demersal dan memiliki nilai ekonomis penting. Tingkat pemanfaatan dan permintaan ikan Japanese threadfin bream di pasaran terus mengalami peningkatan. Hal ini akan berdampak buruk untuk kelestarian sumberdaya ikan jika tidak dilakukan pengelolaan dengan benar. Tujuan dari penelitian adalah untuk menghitung pola pertumbuhan dan tingkat pemanfaatan terhadap sumberdaya ikan Japanese threadfin bream sehingga dapat dimanfaatkan secara lestari dan berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Lempasing, Lampung. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan, mulai dari bulan Mei sampai Agustus 2025. Pengambilan contoh dilakukan dengan Penarikan contoh acak berlapis dengan pengukuran sampel secara acak namun masih tetap mewakili semua ukuran ikan yag didaratkan. Hasil penelitian yang didapat yaitu pola pertumbuhan ikan Japanese threadfin bream adalah allometrik negatif. Nilai faktor kondisi berkisar 1,003-1,161.; Nilai L∞ yang didapat sebesar 253 mm, nilai K sebesar 0,90/tahun, dan nilai t0 sebesar -0,099; Laju eksploitasi (E) ikan Japanese threadfin bream sebesar 0,62/tahun dan sudah masuk dalam kategori overexploited. Puncak rekrutmen ikan Japanese threadfin bream di perairan Teluk Lampung terjadi pada bulan Agustus sebesar 23,27%.
Copyrights © 2026