Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penambahan enzim papain yang berasal dari getah pepaya muda (Carica papaya L.) terhadap kualitas fisik dan organoleptik daging ayam kampung (Gallus domesticus). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat taraf perlakuan, yaitu konsentrasi getah pepaya 0%, 1%, 1,5%, dan 2%, masing-masing diulang sebanyak lima kali. Sampel daging ayam kampung bagian dada dan paha dimarinasi selama 30 menit, kemudian diuji kualitas fisiknya (pH, daya ikat air, susut masak, dan daya putus daging) serta dilakukan uji organoleptik (warna, aroma, rasa, dan tekstur) oleh 30 panelis. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penambahan getah pepaya tidak memberikan pengaruh nyata (P>0,05) terhadap kualitas fisik maupun organoleptik daging ayam kampung. Dengan demikian, penggunaan enzim papain hingga konsentrasi 2% dengan lama marinasi 30 menit belum efektif dalam meningkatkan kualitas daging ayam kampung, namun tetap berpotensi digunakan sebagai bahan pengempuk alami sehingga diperlukan pengoptimalan konsentrasi dan waktu marinasi lebih lanjut.
Copyrights © 2026